Cermin Diri Sendiri
Kunci dalam menilai diri sendiri adalah ilmu sebagai cermin kehidupan. Jangan pernah bosan untuk selalu menambah dan memperbaharui ilmu itu, agar penilaian yang kita lakukan terhadap diri kita selalu tepat...
Ilmu yang bermanfaat akan selalu menjadi cermin yang baik, dan menjadikan pemiliknya selalu berhati-hati dalam bertindak. Namun demikian, tak semua orang dianegurahi kelebihan dalam ilmu. Maka yang terjadi, tidak semua orang bisa menilai dirinya sendiri dengan baik dan tepat...
Allah Azza wa Jalla sangat tidak menyukai orang yang mengumpat dan mencela orang lain. Tak peduli orang tersebut rajin ibadah dan bagus amalnya, tapi jika dia suka menilai kejelakan orang lain dan melupakan kejelekan dirinya sendiri, maka neraka adalah bagiannya. Allah Azza wa Jalla berfirman dalam Quran surat Al-Humazah ayat 1:
وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ
“Kecelakaan bagi setiap pengumpat lagi pencela.”
Allah Azza wa Jalla juga berfirman dalam surat Al Hujurat ayat 11 dan 12:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ ….
"Wahai orang-orang yang beriman. Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain karena boleh jadi mereka yang diperolok-olokkan lebih baik dari mereka yang mengolok-olok
…وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ ….
dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain.
Manusia hidup di muka bumi sawang-sinawang, saling 'memandang' dan introspeksi. Tetapi bukan berarti kita memiliki hak untuk berkomentar, menilai, apa lagi menghakimi setiap tindak-tanduk orang lain.
Mari introspeksi diri sendiri dan perbaiki diri sendiri sebelum menyuruh orang lain berbuat baik..
Komentar